Rabu, 05 November 2014


Sering kali pekerja IT terutama yang berkecimpung pada Jaringan komputer melupakan dokumentasi, sewaktu pembuatan suatu jaringan komputer tidak ada dokumentasi tentang alokasi port, gambar jalur kabel, dan sebagainya. Mereka merasa jaringan terpasang, alat-alat sudah terhubung satu sama lainnya pekerjaan sudah selesai. Padahal dari pada saat itulah pekerjaan jangka panjang dimulai, mulai dari perawatan, perbaikan, hingga pengembangan lebih lanjutnya.

Bila suatu jaringan komputer dalam suatu lokasi tidak memiliki dokumentasi, akan terjadi kesulitan-kesulitan bila terdapat kerusakan, saat perawatan, atau pengembangan jaringan komputer. Administrator jaringan tidak mengetahui suatu alat terhubung dengan port yang mana di hub, ujung suatu kabel tidak tahu terdapat di mana, sehingga harus ditelusuri satu demi satu. bila administrator jaringan adalah pembuat jaringannya mungkin tidak terlalu kesulitan, tetapi administrator juga manusia tidak jauh dari lupa. bila administrator jaringan bukan pembuat jaringannya, akan sangat kesulitan mengetahuinya. Suatu jaringan ingin dikembangkan dengan menggunakan swicht yang dapat diatur seperti Cisco Swicht, untuk menentukan pengalokasian port sulit bila tidak terdapat dokumentasi dari jaringannya ada.

Dokumentasi sangat penting, dalam suatu jaringan komputer, alokasi port, gambar jalur perkabelan, identitas kabel, dan sebagainya. dan yang tidak kalah pentingnya dokumentasi harus selalu diperbaharui setiap terdapat perubahan.
Bila suatu jaringan komputer tidak memiliki dokumentasi, maka mulailah dibuat dokumentasi nya sebagai berikut:
  • Memberikan Identitas tiap-tiap kabel yang ada.
  • Buat Gambar jalur-jalur kabel yang ada.
  • Buat daftar dari Alat yang terhubung dengan jaringan, yang terdapat informasi lokasi alat tersebut, dan alokasi port pada hub.
Simpanlah dokumentasi ini dengan baik dan yang hanya bisa dilihat oleh yang berwenang, karena dokumentasi jaringan bersifat tertutup untuk menghindari terjadinya sabotase.

Jangan menunda-nunda dalam pembuatan dokumentasi, mulailah dari sekarang!
OSI kependekan dari (Open System Interconnection) yang di ciptakan ole ISO (international Standard of Organization). Seven OSI Layer memiliki tujuh tahapan-tahapan. Menyediakan kerangka logika berstruktur bagaimana data dapat berkomunikasi di dalam jaringan.

Upper Layer : Berhubungan dengan computer ke pengguna (focus pada pengguna).
Lower Layer : Dasar dari koneksi data dalam fisik jaringan (focus pada Network Enginer).

Tahapan Upper Layer yaitu Application, Presentation, Session. Sedankan pada tahapan Lower Layer yaitu Transport, Network, Data Link, Physical Layer.

Seven OSI Layer memiliki tujuh tahapan yang mana tahapan-tahapannya tersebut terbagi 2 yaitu upper layer dan lower layer.

Keterangan :
  • Application = Menyediakan jjasa bagi pengguna. Seperti aplikasi yang ada pada jaringan. Exemple : Email, Browser, Opera, dan lain-lainnya.
  • Presentation = Mengkonversi data atau format data untuk transfer data. Exemple : Conversi ASCII menjadi text, JPEG, GIF menjadi gambar dan lain-lainnya. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data dan enkripsi.
  • Session = Menjaga koneksi antarra dua terminal, serta memelihara dan mengaturnya. Contohnya protokol SQL, RPC.
  • Transport = Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen-segmen. Menjaga koneksi end-to-end antar terminal, penanganan dan error handling. Contoh protokolnya TCP, UDP, SPX.
  • Network = Menentukan alamat jaringan, menentukan alamat yang di ambil selama perjalanan. Dan menjaga antrian traffic yang datanya berbentuk paket. Contoh protokolnya IP, IPX ARP, RARP, ICMP, RIP.
  • Data Link = Menyediakan link untuk data dan memakketkannya dalam bentuk frame yang berhubungan dengan hardware dan di transfer menggunakan kartu jaringan. Mengatur komunikasi layer fisik serta penanganan error. Contoh protokolnya SLIP, PPP, MTU
  • Physical Layer = Merubah data nebjadi bit dan mentransfernya melalui media. Seperti kabel, dan koneksi fisik antar system/terminal. Contoh protokolnya : 10baseT, 100baseT, RS232.

Tujuan Penanganan OSI Layer
Untuk membantu disegner jaringan memahami fungsi dari masing-masing layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data termasuk protocol jaringan dan model atau metode transmisi.

Syarat tiap-tiap layer
Tiap-tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer yang ada sebelum dan sesudahnya melalui serentetan protocol dan standard. Misalnya data ada pada tahap di upper layer yaitu ada di Application, data tersebut tidak bisa langsung ke Physical Layer, namu ada segmen-segmennya sehingga data tersebut dapat di rubah menjadi bit (Physical Layer). Begitu juga sebaliknya.



Pada hal hal tertentu, setiap orang yang terlibat dengan Networking selalu mengacupada referensi Model 7 layer OSI (Open Systems Interconnection. Sebab Model ini menyediakan arsitektur model kerja untuk semua network dan komputasi komunikasi,ini tempat yang bagus buat memulai. Bahkan jika Anda tidak pernah merencanakantentang cara mengkonfigurasi jaringan anda sendiri, memahami dan mendalami modelini adalah hal yang paling penting untuk memahami bagaimana itu bekerja.Model OSI 7 layer menggambarkan fungsi fungsi komputer untuk berkomunikasidengan tiap tiap komputer lainnya. ISO (The International for Standardization)mempublikasikan model ini tahun 1984 untuk menggambarkan pendekatan berlapisuntuk layanan jaringan yang menggunakan referensi seperangkat protokol yangdisebut OSI.Dasar penjelasannya adalah bahwa masing-masing dari tujuh lapisan memiliki fungsikhusus tertentu, dan setiap lapisan perlu tahu bagaimana berkomunikasi dengan hanyalapisan langsung di atas dan di bawahnya.Kelebihan dari pendekatan OSI ini mungkin tidak terlalu jelas. Tapi konsep sederhana ini memiliki lapisan yang hanya mengerti mereka yang berdekatan dengan dirimereka sendiri memungkinkan sistem komunikasi menjadi mudah diadaptasi dandimodifikasi seperti teknologiberevolusi. Misalnya, sebagai teknologi baru diperkenalkan dalam lapisan yang lebihrendah, seperti layer 1, lapisan atas tidak selalu perlu diubah Sebaliknya, adaptasi diLayer 2 memungkinkan lapisan di atas untuk menggunakan teknologi baru secaratransparan. Bayangkan jika semua web browser dan program e-mail harus digantisetiap kali sebuah standar jaringan nirkabel baru diperkenalkan.Ketika model jaringan OSI didefinisikan, ada sedikit standardisasi di antara produsenperalatan jaringan.Pelanggan umumnya lebih memilih perang komunikasi standar hardware dansoftware pada vendor tertentu.Sebagai hasil dari ISO dan upaya standardisasi lainnya, jaringan pelanggan dapatmencampur dan mencocokkan hardware saat menjalankan protokol standar terbuka,seperti Internet Protocol
Open Source versus Software Lisensi
Walaupun model open-source terkenal hari ini, ketika model OSI sedangdikembangkan, ada perjuangan yang berkelanjutan untuk menyeimbangkanketerbukaan teknis dengan keunggulan kompetitif.Pada waktu itu, masing-masing vendor peralatan jaringan melihatnya sebagai sebuahkeuntungan untuk mengembangkan teknologi yang perusahaan lain tidak bisamenyalin atau berinteraksi dengannya.Namun, sistem paten dapat menyulitkan pekerjaan administrator jaringan dengan caramengunci dia atau dia ke satu vendor, mengurangi daya saing dan memungkinkanvendor untuk membebankan harga yang lebih tinggi. Jika vendor keluar dari bisnis atau tidak meneruskan teknologi, tidak ada yang tersisa untuk mendukung ataumeningkatkan teknologi tersebut.Alternatifnya adalah pendekatan sistem terbuka di mana badan standar, seperti sepertiInstitute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) atau ISO, mengembangkanteknologi baru. Ethernet, Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP /IP), dan Spanning Tree Protocol (STP) adalah contoh teknologi yang menjadi standar.Hari ini hampir tidak mungkin untuk mendapatkan daya tarik pasar denganproduk yang tidak setidaknya memungkinkan sebuah interface yang terbuka bagivendor lain untuk bekerja. Setiap vendor peralatan jaringan dapat menerapkan standar terbuka.
Daftar berikut menjabarkan tujuh lapisan model OSI dari bawah ke atas:
* Lapisan 1, fisik Layer: lapisan fisik bertanggung jawab untuk mengubah Frame(output dari layer 2) menjadi sinyal listrik ditransmisikan lewat jaringan. Jaringanfisik yang sebenarnya dapat berupa kabel tembaga, serat optik, sinyal radio nirkabel,atau media lainnya yang dapat membawa sinyal. Lapisan ini juga menyediakanmetode untuk perangkat penerima untuk memvalidasi bahwa data tidak rusak selamatransmisi.
* Lapisan 2, Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadiframe yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media.komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antarasistem koneksi dan penanganan error.
* Layer 3, Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan,menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik dijaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
* Lapisan 4, Transportasi Layer: Layer transport ertanggung jawab membagi datamenjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, danmenyediakan penanganan error (error handling). Mempersiapkan data untuk transportasi melibatkan memotong sepotong ke beberapa bagian dan menambahkansebuah header yang mengidentifikasi pengirim dan penerima aplikasi (atau dikenalsebagai nomor port). Sebagai contoh, Hypertext Transfer Protocol (HTTP) lalu lintasweb menggunakan port 80, dan lalu lintas FTP menggunakan port 21
* Lapisan 5, Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga,memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu samalain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
* Lapisan 6, Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dandiformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsidan konversi.
* Lapisan 7, Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, sepertiprogram e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atauaplikasi komputer lainnya.Kombinasi dari tujuh lapisan ini sering disebut stack. Sebuah transmisi workstationmelintasi tumpukan dari Layer 7 hingga Layer 1, mengubah aplikasi data ke sinyaljaringan. Penerima workstation melintasi stack dalam arah yang berlawanan: darilayer 1 sampai layer 7. Itu mengubah menerima pengiriman kembali ke sepotong datauntuk aplikasi yang dijalankan.

Ketika model OSI telah dibuat, ada sebuah inisiatif industri yang mencobamenerapkan seperangkat protokol jaringan OSI, tetapi tidak diadopsi. Protokol palingpopuler saat ini umumnya menggunakan prinsip-prinsip desain yang serupa untuk dankompatibel dengan model OSI, tetapi mereka menyimpang dari itu di beberapa bagianuntuk berbagai alasan teknis
Kenapa kita harus mempelajari Model OSI ?
Model OSI adalah konsep Framework yang menjelaskan fungsi dan skema jaringan.Framework akan menyederhanakan interaksi Jaringan yang kompleks denganmembagi bagi dalam bagian modul sederhana.Pendekatan Standard Terbuka ini memungkinkan Developer Luar untuk bekerjadalam fungsi network secara terpisah, di mana dapat di kombinasikan dalam paketPlug and Play.Model OSI berfungsi sebagai pedoman untuk membuat dan menerapkan standar jaringan, perangkat, dan skema internetworking. Keuntungan dari menggunakanmodel OSI meliputi :* Memotong aspek saling keterkaitan dari operasi Network kedalam elemen yangkurang kompleks* Memungkinkan perusahaan atau Pengembang Individu untuk menspealisasikandesain dan pengembangan dalam fungsi yang terpisah.* Menyediakan antarmuka standar untuk kompabilitas plug .n play dan integrasi padabanyak vendor * Antar Layer abstrak yang berbeda jaringan satu sama lain akan memungkinkan bisamudah diadopsi teknologi baru dalam satu layer.Komunikasi antara layer Tiap tiap layer dari model OSI menggunakan protokolnya masing masing untuk berkomunikasi dengan sesama layer dalam perangkat tujuan. Model OSImenspesifikasikan bagaimana setiap lapisan berkomunikasi dengan lapisan di atas dandi bawahnya memungkinkan vendor untuk fokus pada spesifikasi layer yang akan dikerjakan dengan vendor lain yang layernya berdekatan. Informasi yang dipertukarkanantara layer menggunakan Protokol Data Unit (PDU). PDU mencakup informasikontrol (dalam bentuk header dan trailer) dan data user. ini meliputi jenis informasiyang berbeda saat naik atau turun layer (disebut Stack). Untuk memperjelas di manaPDU adalah pada stack atau tumpukan. Untuk mengenaikan di mana PDU adalahstack, ia diberikan nama yang berbeda di masing masing tingkat yang lebih rendah.Dengan kata lain, sebuah PDU yang merupakan segmen (Layer 4) mencakup semualapisan aplikasi informasi. Sebuah paket (Layer 3) memuat informasi kontrol lapisanjaringan di samping kontrol data dan informasi yang terkandung di lapisan transport.Demikian pula, sebuah frame (Layer 2) adalah sebuah PDU yang mencakup lapisan data-link informasi DNS selain kontrol lapisan atas informasi dan data.Akhirnya,PDUs di layer fisik (layer 1) disebut bitEnkapsulasi adalah proses ketika Komputer mengirim data lewat 7 lapisan Layer Yaitu Proses data yang melewati tumpukan dibawahnya menggunakan data PDUsdisebut enkapsulasi. Enkapsulasi bekerja sebagai berikut: Ketika sebuah lapisanmenerima PDU dari lapisan di atasnya, itu merangkum PDU dengan sebuah header
Apakah marketing harus diadaptasikan untuk setiap negara dan daerah? Apakah sama untuk masing-masing negara atau daerah? Apakah ada prinsip-prinsip baku mengenai hal ini?

Marketing bukanlah disiplin ilmu yang kaku dan baku seperti, misalnya, ilmu geometri. Marketing juga hendaknya jangan dipraktikkan dengan cara yang sama untuk masing-masing negara atau tempat. Negara berbeda mempunyai ekonomi, budaya, dan politik berbeda. Bahkan dalam satu negara pun, marketing tetap harus disesuaikan, apakah untuk dipraktikkan pada perusahaan consumer goods, B2B, atau jasa. Walaupun berada dalam lingkup industri yang sama, bila menyangkut perusahaan yang berbeda, praktik marketing yang dilakukan akan berbeda pula. Marketing yang efektif adalah marketing yang disesuai dengan keadaan atau kondisi lokal.

Walaupun demikian, ada prinsip-prinsip marketing tertentu yang berlaku secara umum, yaitu:
  • Selalu mengacu pada pelanggan, kompetitor, dan distributor dalam membuat planning untuk strategi marketing.
  • Menerapkan segmentasi pada pasar-pasar yang ada dan memfokuskan diri pada segmen pasar yang paling menjanjikan dan prospektif, tapi haruslah yang sesuai dan tergantung dari kemampuan dan tujuan dari perusahaan Anda.
  • Untuk setiap target market segment, lakukanlah riset mengenai kebutuhan pelanggan, persepsi, kesukaan, dan daya beli pelanggan.
  • Raihlah kemenangan dengan cara men-deliver value yang sesuai dengan target pasar yang ada.

Teori marketing akan terus berubah. Teori baru akan bermunculan dan bila terbukti memang lebih efektif dan lebih baik dari teori lama, dan Anda pun harus segera mengaplikasikannya.


Dapatkah Anda memberikan contoh perusahaan yang dapat berinteraksi dengan baik kepada pelanggan-pelanggan mereka?

Perusahaan yang pintar akan berusaha membangun komunitas pelanggan yang setia. Harley Davidson, sebuah merek motor yang terkenal, telah menciptakan komunitas pelanggan setia berjumlah lebih dari 300.000 orang. Mereka tidak hanya mengagumi perusahaan tersebut, tapi juga senang kumpul-kumpul. Komunitas brand lebih mudah dibentuk pada produk-produk seperti mobil, motor, atau komputer.

Solusi lain adalah berinteraksi dengan pelanggan satu per satu. Perusahaan asuransi USAA melakukan semua bisnisnya lewat telepon (dan akhir-akhir ini lewat internet).  Walaupun tidak melakukan tatap muka langsung dengan pelanggan, pelanggan mereka tetap setia kepada perusahaan. Tenaga penjual mereka semuanya luar biasa dan berbicara seolah-olah mereka adalah teman akrab Anda. Pendekatan yang dilakukan kepada para pelanggan sungguh baik dan ramah.
Sebuah help desk adalah sumber daya dimaksudkan untuk memberikan pelanggan atau pengguna akhir dengan informasi dan dukungan yang terkait dengan produk dan jasa perusahaan atau lembaga. Tujuan help desk biasanya untuk memecahkan masalah atau memberikan bimbingan tentang produk seperti komputer, peralatan elektronik, makanan, pakaian, atau perangkat lunak. Perusahaan biasanya memberikan dukungan help desk untuk pelanggan mereka melalui berbagai saluran seperti nomor bebas pulsa, website, instant messaging, atau email. Ada juga di-rumah bantuan meja yang dirancang untuk memberikan bantuan kepada karyawan.


Peranan ISP
Peran ISP dalam pengaksesan internet antara lain :
-Sebagai media yang memberikan jasa untuk berhubungan dengan internet.
-Menghubungkan pelanggan ke gateway internet terdekat.
-Menyediakan modem untuk dial-up.
-Menghubungkan seorang user ke layanan informasi World Wide Web (www).
-Memungkinkan seorang user menggunakan layanan surat elektronik (e-mail).
-Memungkinkan seorang user melakukan percakapan suara via internet.
-Memberi tempat untuk homepage.
-ISP melakukan proteksi dari penyebaran virus dengan menerapkan sistem antivirus untuk pelanggannya.
Peran Internet Service Provider (ISP)
ISP mempunyai kelebihan dan kekurangan. ISP bertugas untuk memasang jaringan internet dikomputer. dan cara untuk daoat menjelajahi internet melalui komputer kita adalah kita harus menghubungi ISP dengan fasilitas telepon, cukup dendan menghidupkan modem, menekan tombol connect, kemudian komputer kita sudah terhubung dengan ISP. dan kita dapat menjelajahi dunia internet.
Peran ISP
17 03 2010
Peran Internet Service Provider (ISP)
Internet Service Provider (ISP) merupakan sebuah badan usaha milik pemerintah dan swasta yang memberikan fasilitas layanan (service) hubungan ke jaringan internet. ISP ada yang bersifat tertutup merupakan ISP yang hanya melayani fasilitas jaringan internet untuk jaringan lokal lembaga yang bersangkutan. Misalnya, ISP yang ada pada beberapa departemen milik pemerintah perusahaan-perusahaan besar, lembaga riset, dan lembaga pendidikan. ISP yang bersifat umum merupakan ISP yang memberikan layanan fasilitas jaringan internet untuk masyrakat luas, baik untuk pribadi maupun untuk kelompok, seperti suatu lembaga yang ingin terhubung dengan jaringan internet. Umumnya, ISP jenis ini bersifat komersial, artinya ISP ini menjual jasa layanan koneksi dengan jaringan internet. Contoh ISP jenis ini adalah WasantaraNet, LinkNet, D-net,TelkomNet, RadNet, dan IndosatNet. Perhatikan, tidak semua ISP dapat berhubungan langsung dengan jaringan internet luar negeri (dunia) karena dana untuk tujuan tersebut sangat mahal. Oleh karena itu, hanya ISP besar yang mampu membangun jaringan internet dengan pihak luar negeri. Untuk menghemat dana, beberapa ISP yang bersifat tertutup tidak melakukan hubungan langsung dengan jaringan internet luar negeri, melainkan melalui ISP bersifat umum. Jadi, untuk menghubungkan diri ke tempat Internet, Anda perlu berlangganan ke suatu penyedia jasa layanan Internet (Internet Service Provider-ISP). ISP dianggap sebagai pintu gerbang untuk menghubungkan diri ke Internet. Anda cukup mencari ISP yang berlokasi di kota tempat tinggal Anda.
Fungsi ISP
sebagai perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan untuk berhubungan dengan internet. Untuk mengakses, kita cukup menghubungi ISP melalui komputer dan modem. Lalu, ISP akan mengurus semua yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet.

Syarat utama nya :
(1) memiliki SDM yang handal & mengetahui teknik / servis Internet,
(2) mentargetkan pada segmen pasar yang masih kosong,
(3) harus dapat membuktikan dalam waktu 12 bulan bahwa ISP tersebut mampu di operasikan dengan baik

nah ini syarat/kelengkapan yg wajib :
(a) Akta pendirian perusahaan;
(b) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
(c) pengesahan pendirian perusahaan;
(d) profile perusahaan;
(e) rencana usaha (bisnis plan);
(f). konfigurasi dan data teknis perangkat yang akan digunakan;
Setiap komputer yang terhubung ke internet merupakan suatu bagian dari jaringan, bahkan yang ada di rumah. Contohnya, penggunaan modem dan menghubungi nomor lokal agar tersambung ke Internet Service Provider (ISP). Saat Kerja, kemungkinan komputer yang kita gunakan terhubung pada Local Area Network (LAN), akan tetapi kemungkinan besar masih terhubung ke internet menggunakan ISP yang telah disewa layanannya oleh perusahaan. Ketika komputer terhubung ke ISP, maka komputer tersebut menjadi salah satu bagian dari jaringan ISP. Lalu ISP tersebut terhubung ke jaringan yang lebih besar lagi dan menjadi bagian dari jaringan besar tersebut. Jadi bisa dikatakan internet adalah jaringannya jaringan.
Kebanyakan perusahaan komunikasi yang besar mempunyai backbone khusus yang menyambungkan berbagai  wilayah. Tiap wilayah, perusahaan tersebut mempunyai Point Of Presence (POP). POP merupakan tempat pengguna lokal untuk bisa mengakses jaringan perusahaan, kebanyakan melalui nomor telpon lokal atau jalur khusus. Hal luar biasa yang terjadi disini adalah tidak adanya pengendalian jaringan secara keseluruhan. Sebaliknya, ada beberapa jaringan tingkat tinggi yang terhubung satu sama lainnya melalui Network Access Points atau NAPs.
Ketika komputer terhubung ke internet, maka komputer terhubung pada suatu jaringan